Keadilan Untuk Semua: Sidang Keliling dan Praktik Pengalaman Lapangan di PA Tulungagung | Jumat, 16 Februari 2024
Pada Hari Jumat, 16 Februari 2024, PA Tulungagung menggelar serangkaian kegiatan yang beragam dan bermakna. Salah satu kegiatan utama adalah Sidang Keliling. Kali ini sidang keliling dilaksanakan di Desa Jeli Kecamatan Karangrejo, Desa Karangtalun Kecamatan Kalidawir, dan Desa Bandung Kecamatan Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 08.00. Sidang keliling merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh PA Tulungagung. Tujuan dari sidang keliling adalah untuk memberikan akses kepada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau sulit dijangkau untuk mendapatkan akses terhadap sistem peradilan.
Sidang keliling ini tidak hanya merupakan sarana untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan, tetapi juga menjadi media yang penting untuk mewujudkan proses peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Dalam konteks yang lebih luas, sidang keliling juga berperan dalam meningkatkan kesadaran hukum di kalangan masyarakat. Masih banyak masyarakat yang abai terhadap kepentingan hukum, dan melalui kehadiran Sidang Keliling ini, diharapkan mereka dapat lebih memahami pentingnya berpartisipasi dalam proses peradilan.
Dengan langkah-langkah seperti Sidang Keliling ini, proses peradilan menjadi lebih terjangkau dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil. Dengan demikian, pemerataan akses terhadap keadilan dapat terwujud, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan yang ada. Selain itu, sidang keliling juga memperkuat keberadaan negara dan hukum di seluruh wilayah negara, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan, serta memperkuat integrasi sosial dan keadilan bagi semua warga negara.
Selama satu bulan, PA Tulungagung menjadi tuan rumah bagi kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Dalam kesempatan ini, Ketua PA Tulungagung mengakhiri dengan penuh kehangatan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Penutupan tersebut diadakan di Ruang Sidang Utama PA Tulungagung pada pukul 09.00 WIB. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran, yang kemudian diikuti dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa.
Dalam sambutannya, dosen pembimbing mahasiswa menyampaikan terima kasih atas bimbingan yang mereka terima dalam memahami praktik hukum, sebagai implementasi dari ilmu hukum yang mereka pelajari di kampus. Pembina PPL juga mengapresiasi kesempatan yang diberikan oleh PA Tulungagung untuk mengenal dunia praktik hukum secara langsung. PPL adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori-teori yang dipelajari di kampus ke dalam praktik di lembaga-lembaga hukum atau institusi yang terkait. Para mahasiswa terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan seperti observasi kasus, partisipasi dalam persidangan, penelitian hukum, pelayanan hukum kepada masyarakat, dan kegiatan administrasi lainnya di lembaga hukum seperti pengadilan, kantor advokat, lembaga penegak hukum, atau institusi terkait lainnya.
Kesempatan PPL ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, karena dapat mengalami langsung bagaimana prinsip-prinsip hukum diterapkan dalam praktik sehari-hari. Ini juga merupakan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan praktis, seperti keterampilan komunikasi, analisis kasus, penelitian, dan kerja tim, yang akan membantu mereka dalam karir profesional mereka di masa depan.
Ketua PA Tulungagung pun turut memberikan ucapan selamat atas penyelesaian PPL selama satu bulan di lembaga mereka. Menurut Ketua PA Tulungagung program ini memberikan manfaat dengan adanya kontribusi dari mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu, serta kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman praktis dengan generasi muda yang tertarik dalam bidang hukum. Dengan demikian, PPL menjadi salah satu upaya penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang kompeten dan berkualitas di dunia kerja.
Acara berlangsung dengan lancar, mencerminkan kerjasama yang baik antara PA Tulungagung dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dalam mempersiapkan generasi penerus yang siap berkontribusi dalam dunia hukum.
Kegiatan lainnya adalah Sosialisasi BPHPI IKAHI untuk membahas hal-hal terkait dengan kegiatan dan program-program yang dilakukan oleh Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia (BPHPI) yang merupakan bagian dari Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI). Sosialisai ini dilaksanakan secara daring melalui zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Musri dan Hakim Munadhiroh.
Sosialisasi BPHPI IKAHI menjadi forum penting untuk berbagi informasi, membangun kesadaran, serta memperkuat komunitas pengusaha hukum dalam mencapai tujuan bersama dalam memajukan bidang hukum di Indonesia.
Apel sore menjadi penutup kegiatan di Hari Jumat yang padat ini. Apel sore dipimpin oleh Pembina Ketua Musri. Dalam suasana yang khidmat, beliau memberikan pesan kepada para peserta untuk menjalani waktu istirahat dengan baik. Beliau juga mendoakan agar segala pekerjaan yang telah dilakukan dalam seminggu terakhir dianggap sebagai amal saleh di hadapan Tuhan. Apel Sore bukan hanya sekedar formalitas, melainkan dapat menjadi momen untuk merenungkan kembali aktivitas yang telah dilakukan selama hari tersebut, mengevaluasi capaian atau kendala yang dihadapi, serta untuk memotivasi diri dan rekan-rekan dalam menghadapi tantangan yang akan datang. Dengan demikian, Apel Sore tidak hanya menjadi sebuah rutinitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kesatuan, kedisiplinan, dan semangat kerja dalam sebuah organisasi.
