Kesibukan di Hari Kamis: Sosialisasi TTE, Yudisium UIN SATU, Rakor Wilayah Kediri, dan Istighosah di PA Tulungagung | Kamis, 7 Maret 2024
Pada Kamis, 7 Maret 2024, diadakan kegiatan Zoom Implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada Aplikasi SAKTI yang dihadiri oleh Operator SAKTI M. Rohim. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya implementasi teknologi dalam sistem pengelolaan keuangan peradilan guna meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam proses administrasi keuangan.
Dalam acara ini, Operator SAKTI M. Rohim terlibat langsung dalam proses sosialisasi dan implementasi TTE pada Aplikasi SAKTI. TTE atau tanda tangan elektronik merupakan metode yang digunakan untuk menandatangani dokumen elektronik secara sah dan legal, sehingga memungkinkan proses administrasi perkara dapat dilakukan secara online dan lebih efisien.
Partisipasi Operator SAKTI M. Rohim dalam kegiatan Zoom ini menunjukkan komitmen dan keterlibatan PA Tulungagung dalam menerapkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan di Pengadilan. Implementasi TTE pada Aplikasi SAKTI diharapkan dapat mempercepat proses administrasi keuangan dan meningkatkan akurasi dan keamanan dalam penanganan dokumen-dokumen keuangan.
Dengan demikian, kegiatan Zoom Implementasi TTE pada Aplikasi SAKTI tersebut menjadi langkah positif dalam memodernisasi sistem peradilan menuju arah yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi informasi.

Sementara itu, Pengadilan Agama (PA) Tulungagung juga turut serta dalam rangkaian acara Yudisium Universitas Islam Negeri (UIN) SATU Tulungagung dan Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah Kediri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kerja sama antara lembaga-lembaga di wilayah tersebut serta mendukung pengembangan pendidikan dan sistem peradilan yang lebih baik.
Dalam acara Yudisium UIN SATU Tulungagung, PA Tulungagung turut serta dalam memberikan dukungan kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka. Partisipasi dalam acara ini merupakan bentuk komitmen PA Tulungagung dalam mendukung pendidikan tinggi serta mengapresiasi pencapaian para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka.

Selain itu, kegiatan lainnya adalah Rakor Wilayah Kediri. PA Tulungagung hadir untuk berkolaborasi dengan lembaga-lembaga lain di wilayah tersebut. Rakor ini menjadi forum penting untuk berbagi informasi, bertukar pengalaman, dan membahas berbagai isu terkait penegakan hukum dan sistem peradilan di wilayah Kediri.
Partisipasi PA Tulungagung dalam kedua acara tersebut menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam memperkuat kerja sama lintas sektoral serta mendukung pembangunan dan kemajuan di wilayah Kediri. Dengan berkolaborasi bersama lembaga pendidikan dan instansi terkait lainnya, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif dalam meningkatkan kualitas layanan dan penegakan hukum di masyarakat.
Kegiatan di hari Kamis di Pengadilan Agama (PA) Tulungagung ditutup dengan Istighosah Rutin Khatmil Quran Ke-17 ba'da ashar. Istighosah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan rutin yang dilaksanakan secara berkala di PA Tulungagung untuk meningkatkan kebersamaan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.
Pada Istighosah Rutin Khotmil Quran Ke-17 ba'da ashar, para jamaah berkumpul setelah waktu Ashar untuk melaksanakan bacaan Al-Quran secara bersama-sama. Kegiatan ini bertujuan untuk membacakan dan menyelesaikan Al-Quran dalam satu kali duduk, sehingga dapat memberikan berkah dan pahala yang berlipat bagi para jemaah.
Dalam suasana yang khidmat, para jemaah membaca Al-Quran secara bergantian, dan setiap kali selesai membaca, mereka memanjatkan doa untuk keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi diri mereka sendiri serta untuk seluruh umat muslim. Istigosah ini menjadi momen yang penuh keberkahan dan spiritualitas, di mana para jemaah dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui bacaan Al-Quran dan doa-doa yang dipanjatkan.
Dengan penutupan kegiatan di hari Kamis melalui Istighosah Rutin Khatmil Quran Ke-17 ba'da ashar, diharapkan seluruh pegawai dan jemaah PA Tulungagung dapat merasakan keberkahan dan keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Semoga kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kualitas spiritualitas di tengah kesibukan dunia modern.
