Semangat Selasa: Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Publik bersama Stakeholder BSI
Suasana Selasa di Pengadilan Agama Tulungagung diawali dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) layanan publik bersama dua perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu terbuka ini dipimpin oleh Panitera, Bapak Ishadi, dan Plt. Sekretaris, Bapak Ahmad Iksan. Fokus pembahasan diarahkan pada layanan pembayaran Virtual Account yang terintegrasi dengan implementasi Elektronik Akta Cerai (E-AC) yang baru diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Badilag. Ketepatan proses pembayaran menjadi sorotan utama, seiring semakin luasnya penerapan persidangan elektronik mulai dari pendaftaran, pembayaran, hingga pengambilan produk akhir.
Monev ini bertujuan memastikan ketepatan dan kecepatan proses pembayaran agar alur layanan kepada masyarakat berjalan lancar. Dalam kegiatan tersebut dilakukan evaluasi untuk optimalisasi layanan pembayaran melalui Virtual Account, termasuk memastikan setiap transaksi tercatat dan terverifikasi dengan baik. Koordinasi yang solid antara perbankan dan lembaga peradilan tentunya dapat mencegah miskomunikasi konfirmasi pembayaran, meminimalkan potensi kendala teknis, dan memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi para pengguna E-AC.
Siang harinya, agenda Panitera dan Plt. Sekretaris berlanjut di ruang media center. Teknikal meeting turnamen tenis se-Jawa Timur yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Mahkamah Agung, dimana PTA Surabaya menggelar pembinaan sekaligus turnamen tenis antar koordinator wilayah se Jawa Timur. Agenda pembinaan tersebut dijadwalkan berlangsung dua hari, mulai Kamis, 14 Agustus hingga Jumat, 15 Agustus 2025, dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antar satuan kerja di bawah PTA Surabaya.
Rangkaian peringatan ini juga mencakup PTA Surabaya Award, yaitu pemberian penghargaan atas kinerja semester pertama bagi satuan kerja di wilayah PTA Surabaya. PA Tulungagung menaruh harapan untuk dapat meraih penghargaan maupun prestasi dalam turnamen tenis se-Jawa Timur. Semangat kompetitif ini diharapkan menjadi pemicu motivasi seluruh aparatur, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik maupun kontribusi positif di bidang non-teknis yang turut memperkuat citra peradilan agama.
