Panitera Pengadilan Agama Tulungagung, Drs. H. Ishadi, M.H., menghadiri kegiatan Yudisium Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengabdikan diri kepada masyarakat. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan kebanggaan, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua, serta para calon lulusan.
Pada prosesi yudisium tersebut, sebanyak 500 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan program Sarjana dan Pascasarjana. Mengingat tingginya jumlah peserta, prosesi penyelenggaraan dilaksanakan secara serentak di Gedung Arief Mustaqiem, Gedung Syaifudin Zuhri, dan Gedung Prajnaparamita. Suasana penuh haru dan kebahagiaan tampak menyelimuti setiap rangkaian acara, menandai berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.
Yudisium tahun ini memiliki makna yang semakin istimewa karena bertepatan dengan Dies Natalis ke-58 UIN SATU Tulungagung. Momentum tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang universitas dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, berakhlak mulia, serta mampu menjawab tantangan zaman. Semangat Dies Natalis juga menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai lembaga, termasuk lembaga peradilan, dalam membangun bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Panitera Pengadilan Agama Tulungagung pada kegiatan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antara dunia akademik dan institusi peradilan. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, integritas, dan profesionalisme. Semoga para lulusan UIN SATU Tulungagung dapat menjadi insan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara sesuai dengan bidang pengabdian masing-masing.
